Sahabat
Versi Inggris
Pencarian
Categories
Recent Posts
-
Jovo Dicopot
2 CommentsJovo Cuckovic kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Persib Bandung, Sabtu (20/11) malam. Melalui sebuah rapat yang diikuti oleh pemegang saham, dewan direksi dan dewan komisaris, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memutuskan untuk tak lagi menggunakan jasa Jovo sebagai pelatih kepala.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono kepada wartawan di sebuah rumah makan di Jalan LLRE Martadinata. “Kami sepakat untuk mengganti pelatih kepala. Posisi asisten pelatih, tidak ada yang diganti,” tutur pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.
Proses pencopotan Jovo masih terus dibahas. Ini karena sebelumnya ada rencana Jovo akan digeser menjadi direktur teknik. “Soal itu, kami masih membahasnya. Apa nanti menjadi menjadi direktur teknik atau benar-benar diganti,” kata Kuswara. Posisi Jovo selepas kekalahan dari PSPS Pekanbaru memang rawan. Hampir selama tiga minggu Persib membahas bagaimana nasib Jovo. Jovo sendiri beberapa hari lalu sudah pasrah. Ia mengatakan jika harus pergi, dirinya akan pergi.
Kini, posisi pelatih kepala Maung Bandung menjadi kosong. PT PBB belum menentukan siapa pelatih yang akan menangani Eka Ramdani dan kawan-kawan. Menurut Kuswara, beberapa nama sudah beredar. Baik itu pelatih lokal ataupun impor. Namun, jika memakai pelatih asing, ada syaratnya. Yakni pelatih tersebut harus pernah berkiprah di Indonesia. Hal ini disepakati oleh semua pihak.
Selain pelatih, posisi Direktur Utama PT PBB pun ikut diganti. H Umuh Muchtar yang sebelumnya menjadi dirut, kini hanya menjabat sebagai manajer. Jabatan dirut diisi oleh Glenn Sugita yang juga merupakan pemegang saham PT PBB. Meski Kuswara mengakui tak ada riak dalam rapat, namun hal ini dianggap aneh. Posisi dirut dan manajer secara hirarki lebih tinggi dirut. Mengapa Umuh lebih memilih menjadi manajer ketimbang dirut.
Dalam rapat tersebut, dibahas juga kelakuan pemain Persib. Mereka ingin, pemain-pemain Persib kini berlaku lebih profesional. Mereka tak ingin, ada lagi cerita pemain terlambat datang saat latihan atau absen latihan tanpa alasan yang jelas. Punggawa Persib juga harus taat kepada ketentuan perusahaan dan apa yang disepakati dalam kontrak. Mereka juga ingin pemain tampil maksimal saat membela Maung Bandung.
Dengan diambilnya keputusan-keputusan ini, pemegang saham, dewan direksi dan dewan komisaris berharap Persib bisa menjadi klub yang berprestasi secara maksimal. Apalagi selama ini, dukungan bobotoh kepada Maung Bandung tak pernah surut.
Published on November 20, 2010 · Filed under: Maung Bandung;
2 Responses to “Jovo Dicopot”
-
Monster - Beats By Dr Dre iBeats with ControlTalk - Black Aluminum said on March 17th, 2012 at 8:28 am
I am just commenting to let you know of the magnificent encounter my girl found checking your web site. She came to understand lots of issues, which include how it is like to possess an excellent teaching style to have many others with ease grasp a number of specialized subject matter. You actually did more than people’s desires. Thanks for presenting these invaluable, healthy, explanatory and as well as cool thoughts on that topic to Sandra.
-
There are certainly a lot of details like that to take into consideration. That is a great point to bring up. I offer the thoughts above as general inspiration but clearly there are questions like the one you bring up where the most important thing will be working in honest good faith. I don?t know if best practices have emerged around things like that, but I am sure that your job is clearly identified as a fair game. Both boys and girls feel the impact of just a moment’s pleasure, for the rest of their lives.




Recent Comments