Sahabat
Versi Inggris
Pencarian
Categories
Recent Posts
-
Suara Menggelegar di Cilauteureun
No CommentsCilauteureun. Dari kawasan tersebut kadang terdengar suara menggelegar yang memekakkan telinga. Suaranya mengalahkan deru ombak yang menghampiri Pantai Santolo. Sesaat kemudian benda lonjong terbang ke angkasa. Meninggalkan asap putih yang membentuk garis di langit.
Secara harfiah, Cilauteureun artinya air laut yang berhenti. Tempat ini berada di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Letaknya sekitar 100 kilometer dari Garut kota. Di tempat ini, selain ada pantai dan juga Pulau Santolo, terdapat juga sebuah instalasi penting milik pemerintah. Yakni stasiun peluncuran roket (starspro) milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Karena letaknya berada di Cilauteureun, maka diberi nama Starspro Cilauteureun.
Setelah LAPAN membuat roket, biasanya mereka akan menggelar uji coba di Cilautereun. Saat uji coba, dibuat aturan khusus di kawasan Cikelet dan Pameungpeuk. Ratusan nelayan di pantai selatan Garut terutama di Cibalong, Pameungpeuk dan Cikelet dilarang melaut seharian. Perahu-perahu nelayan hanya disandarkan di dermaga. Tak hanya itu, seluruh penginapan di kawasan Santolo, Sayangheulang dan Pameungpeuk dibooking oleh pihak LAPAN. Wajar jika nelayan dilarang melaut. Ini karena roket diarahkan ke laut. LAPAN tak mau material roket jatuh dan menimpa nelayan.
Waktu peluncuran pun dimulai. Roket-roket yang akan diujicoba diperlihatkan. Satu per satu roket ditempatkan di peluncur atau launcher. Sebelum diluncurkan, dilakukan hitungan mundur dari angka 10. Saat angka satu disebut, tak lama kemudian suara menggelegar yang memekakkan telinga terdengar. Kerasnya suara yang muncul membuat tenggorokan seperti tercekat. Percikan api dan asap putih muncul di ekor roket. Dan wusss, roket pun mengangkasa membelah langit hingga tak terlihat.
Indonesia memang sudah bisa membuat roket. Namun roket-roket made in LAPAN masih difokuskan untuk penelitian dan pemantau cuaca. Baru belakangan ini mereka mengembangkan roket untuk persenjataan dan militer. Daya jangkau roket LAPAN pun masih terbatas. Hingga sekitar empat tahun lalu, rata-rata daya jelajah roket buatan Indonesia sekitar 60 kilometer.
Di Cilautereun, kadang-kadang terdengar suara menggelegar yang memekakkan telinga. Kemudian sebuah benda lonjong terbang ke angkasa meninggalkan asap putih di belakangnya.
Published on April 28, 2011 · Filed under: Warta Kita;






Recent Comments