2 JARAK & JIWACategory: Puisi-puisian | Leave a Comment |
10 10 2007 |
Bukan hangatnya pelukan,
yang selalu mengiringi
Bukan eratnya genggaman
yang selalu menyertai
Bukan teduh senyuman
yang selalu menghiasi
Hanya sebuah keyakinan terdalam yang senantiasa membentang
menyatukan jarak dan jiwa.
dari : cie_violet
puisi di atas karya kakak (kakak ketemu gede, hehehe) nos, dikirim via YM Rabu (10/10) 18:10-18.15
rindu di ujung malamCategory: Puisi-puisian | 8 Comments |
23 01 2007 |
sayangku0701: aku kedinginan dipeluk rindu
sayangku0701: yang engga aku bisa tau
sayangku0701: pada siapa yg dituju
sayangku0701: malam menyimpan segala rahsia
sayangku0701: coretkan rindu dalam memori mu
sayangku0701: moga bisa dia terukir kaku
sayangku0701: tidak bisa hilang dari sudut hati ku
sayangku0701: malam yg gelap
sayangku0701: bisa menyimpan segala rahsia
sayangku0701: kau lipatkan rahsia dairy ku
sayangku0701: yg tertulis segala rindu
sayangku0701: rindu yg entah punya […]
alam maya, puisi buat nos dari seseorangCategory: Puisi-puisian | 6 Comments |
15 01 2007 |
asik, ada yg ngirim nos puisi. ini puisinya.. yang ngirim namanya anis atau sering juga dipanggil ayu. kalau bahasanya agak aneh, jangan heran. anis orang malaysia.
ALAMÂ Â Â Â MAYA
TEREK MENTARI BERLABUH SENJA
AWAN BIRU BISA BERTUKAR KUNING2AN
BURUNG2 BERTERBANGAN PULANG KA SARANG
YAHHH ESUK TURUT AKAN BERULANG LAGI
AKU TERMENUNG DI BIBIR JENDELA
RENUNGAN KUÂ JAUH TANPA SEMPADAN
AKU SERING KESUNYIAN
TANPA SIAPA YANG MENEMANKAN
FIKIRAN […]
dia tetap saja angkuhCategory: Puisi-puisian | Leave a Comment |
14 01 2007 |
Dia tetap saja angkuh. Berdiri di satu sudut kota. Tak memperdulikan keadaan sekitar.
Sementara aku, hanya bisa memandangnya dari kejauhan. Di bawah hujan rintik dan malam yang sepi. Dia tetap saja angkuh.
Meski dia mengetahui kehadiranku. Tapi dia tetap angkuh. Ingin ku mendekatinya. Agar para penghayal malam bisa terbebas.
Karena para penghayal tetap saja memikirkanmu, hai jiwa yang […]
you have kill meCategory: Puisi-puisian | 7 Comments |
16 12 2006 |
kamis (15/6) malam
malam dingin? aku tahu
bulan sendiri
begitu juga aku…
ah,, tidak..
malam ini aku terdampar
di sebuah kotak putih
yg melaju kencang menyusuri jalanan kota ini
mencari apakah?
ak tak tahu
hanya saja tubuh ini tiba2 berada di tempat lain
memasuki ruangan yg bising
mata perih.. asap begitu jelas terlihat..
i entered nothing and nothing entered me
till you come with the key
and you […]
garut dinihariCategory: Puisi-puisian | Leave a Comment |
14 12 2006 |
selasa (23/5) dinihari
bulan sabit menggantung di langit timur dan menjadi teman….
ahmad yani sepi
aku tak tau apa yang kulakukan di sini…
hanya melihat bulan dan berharap
adakah seseorang yang kurindukan melakukan hal yang sama
termenung sambil melihat bulan yang menggantung di langit timur
bukankah kita berada di bawah langit yang sama?
seorang wanita mengirimkan pesan singkat. dan mengatakan kamu terlalu menyianyiakan […]