Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/opik/public_html/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/opik/public_html/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/opik/public_html/wp-includes/theme.php on line 507
wanita malam itu kekasihku | Nosferatu In My Mind

Nosferatu In My Mind

Angin senja dan mentari yang hampir tenggelam di barat menemaniku meyusuri jalan-jalan di kota bandung. Akhirnya aku pulang juga ke rumah. Beberapa waktu aku berkelana. Tapi akhirnya pulang juga.

Sebenarya aku merasa malas untuk pulang ke kampung halaman. Meski rasa rindu terus membebani hari-hari, aku tetap merasa malas untuk pulang. Bukan karena jarak yang harus ditempuh, tapi karena aku selalu yakin, jika aku pulang, maka rentetan pertanyaan menyebalkan akan tertuju kepadaku.

Langit bertambah gelap, motor yang kupacu dengan kecepatan sedang membelah jalanan. Cimahi. Akhirnya aku sampai di kota aku dilahirkan. Sesampai di depan rumah, seorang lelaki yang rambutnya sebagian sudah memutih menyambutku. Pria yang kupanggil bapak menyambutku. Nampaknya dia akan pergi ke mesjid, adzan magrib memang tengah berkumandang.

Malam pertama di rumah kulalui dengan selamat. Hanya pertanyaan biasa yang diutarakan oleh keluargaku. Tak ada pertanyaan yang menyebalkan yang harusku jawab.

Namun, segala yang bermula baik, ternyata tak selalu berakhir baik. Keesokan harinya aku pamit. Seorang teman melangsungkan pernikahan. Aku memutuskan untuk datang. Alasanku datang sebenarnya sepele, aku ingin bertemu dengan teman kerjaku yang lain. Sudah cukup lama aku tak bertemu dengan mereka.

Baru ketika langit menghitam aku kembali di rumah. Aku kembali bersama keluarga. Kami berbincang-bincang, sebelum pertanyaan yang kutakutkan kembali terlontar. Kapan kamu menikah? Pacaran dengan siapa sekarang? Gimana dengan pacar yang kemaren, yang katanya usianya 19 tahun? Sudah bertemu dengan orangtuanya belum?

Pertanyaan menyebalkan. Aku memutar otak. Bagaimana harus kujawab pertanyaan itu. Tapi otakku tak bisa diajak kompromi. Tak ada jawaban rekayasa yang bisa kuutarakan. Aku hanya diam.

Ibuku melihat ke arah ku. Aku tak bisa membalas tatapannya. Sebenarnya aku ingin menjawab pertanyaan itu. Ada seorang wanita yang sekarang dekat denganku. Tapi aku tak bisa membuka identitas wanita itu. Aku tak ingin keluargaku kecewa.

Di kala mulutku diam, hatiku sebenarnya menjawab. “Ada Bu, aku sedang dekat dengan seorang wanita,” jawabku. Memoriku kemudian mencoba mengingat, kapan aku bertemu dengan wanita itu.

Enam bulan yang lalu. Ya enam bulan yang lalu. Aku bertemu dengannya di sebuah tempat di kota tempatku bekerja. Tangan kanannya mengapit sebatang rokok. Kami pun mengobrol. Kemudian dia meminjam telepon genggamku. Mengirim pesan singkat kepada seseorang, dan tak lupa dia menyimpan nomornya di telepon milikku.

“Save ya, nama saya rika,” ujarnya mengenalkan. Waktu menunjukan jam 10 malam. Agak heran sebenarnya mengapa wanita secantik dia berada di luar rumah saat malam semakin larut. Tapi sebelum pertanyaan terlontar, dia sudah pergi.

“Aku harus pergi. Kapan-kapan ketemu lagi ya,” katanya sebelum pergi. Aku pun mengangguk. Lama tak bertemu, malam akhirnya kembali mempertemukan kami. Masih di tempat yang sama. Kami pun kembali berbincang.

Ia mengaku datang dari daerah Pasirwangi. Tempat yang cukup jauh dari tempat kita mengobrol. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sini dari tempat tinggalnya. Apa sebenarnya yang membawa wanita cantik berbaju sedikit terbuka ke tempat ini ketika malam semakin pekat? Dan malampun jadi saksi aku jatuh cinta kepada wanita ini.

Malam itu aku berkesempatan mengantarnya. Bukan untuk pulang, melainkan ke sebuah tempat. Katanya itu tempat paling asik menghabiskan malam. Dia kemudian minta turun di depan sebuah tempat. Aku mengenal tempat tersebut. Beberapa kali aku pernah ke tempat ini. Tempat itu selalu hingar bingar. Musik dangdut memekakan telinga. Dan di meja, tamu yang datang meminum minuman keras. Untuk berbicara kita harus mendekat, karena kerasnya musik dan suara penyanyi yang penampilannya sangat seksi.

Ia turun dari motor, kemudian mengecup pipiku dan menghilang di balik pintu masuk. Ada ragu kala itu. Tapi perlahan dapat kutepis. Aku pun rutin bertemu wanita yang kuanggap cantik itu.

Kadang kami melalui malam bersama. Kehangatan yang ditawarkannya menghanyutkanku untuk melalui malam bersama. Bibir kami bertemu. Hingga dosa pun kembali terbuat.

Hingga kini aku masih berhubungan dengan dia. Hingga Ibu bertanya Kapan kamu menikah? Pacaran dengan siapa sekarang? Ingin aku menjawab jika aku sebenarnya sudah punya pacar. Rika, seorang wanita malam yang kutemui di sudut Garut. Yang kehangatannya mampu membuatku selalu rindu. Aku rindu saat dia melenguh “Aahhh,” di kupingku.

Tapi aku tak bisa jujur. Entah sampai kapan aku merahasiakan hal ini kepada keluargaku. Jika aku sebenarnya mempunyai kekasih seorang wanita malam. Dimana alkohol dan rokok sangat akrab dengannya. Asap sering mengepul dari bibirnya. Ahhh. Andai saja aku berani mengatakannya. “Bu, pacarku seorang wanita malam…”

Aku kemudian memilih keluar rumah. Melihat bulan dan bintang yang menghiasi malam dan kemudian membayangkan wanita malam itu berada di sisiku menawarkan kehangatan yang selalu kurindukan.


This entry was posted on Thursday, January 11th, 2007 at 11:10 am and is filed under Cerita-ceritaan nos. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
28 Comments so far

  1. Cukonk on January 12, 2007 3:55 am

    Wew, wanita malam kade ah ulin sareng wanita malam hwe..hwe….

  2. nos on January 12, 2007 10:04 am

    emang ga boleh ya om maen ma wanita malem?? atw om cukonk mau diajak ma nos maen sama wanita malem. mau engga om???

  3. budiman on January 14, 2007 5:06 am

    Tanpa malam nosferatu tidak akan terbangun dari tidur nya ….. biarkan malam terus berlalu …dan blog ini pun penuh dengan cerita tentang kehidupan malam :D :D :D

  4. nos on January 14, 2007 11:01 am

    terima kasih budi. kau memang mengerti nos… hehehehe.. malam memang milik orang-orang yang terjaga, dan nos satu diantaranya..

  5. tetra on January 15, 2007 9:12 am

    NOS….dirimu memang satu2nya…jarang yang mencintai tanpa memikirkan alasan, tapi “hanya cinta” dan “cinta” (halah) pokokna kitu lah…yang penting Nos senang… :-* kanggo nos…

  6. nos on January 15, 2007 9:18 am

    makasih Tetra :-* nya. hidup kadang tak memerlukan alasan, kita tak harus mencari hubungan sebab-akibat yg kadang bersembunyi entah dimana.

    eh Tra, kl mau ngasih comment di blog nya harus jadi member friendster dulu ya??

  7. warisan on August 26, 2008 11:19 am

    LENGKAPI KESUKSESAN ANDA !
    RAHASIA Rp.10 jt - 20 jt/HARI (DIJAMIN PASTI !)
    Revolusi dalam Mencari Uang di Tahun 2008
    PRODUK KAMI LEBIH AMAN KARENA BEDA

    Informasi lengkap klik: http://www.kkbaku.co.cc

  8. tedja on September 20, 2008 9:15 pm

    wow…hebat euy sampai tak terlupakan sepanjang hidup !!! mau dong cobain ksh gue no HP nya ya ? gua moooooo coba kedashatannya. Ttp yang enak brgnya apa melengguhnya??? mumhkin SAPI lbh hebat melengguhnya

  9. nos on October 7, 2008 2:44 pm

    wah ada yg ngiklan di blog uing. kuduna mayar tah..

    *tedja: sorry bos itu masa lalu. no hp-nya udh gw hapus. tp kl mau nyari yg gitu di garut lumayan gampang. dateng aja ke pub dangdut malem2.

  10. bayu andriansyah on January 13, 2009 7:08 am

    wanita malam yang pernah ku temui pernah dan kuajak jalan .

  11. bayu andriansyah on January 13, 2009 7:15 am

    wanita malam yang pernah ku temui dan pernah kuajak jalan .

  12. nos on January 17, 2009 3:14 pm

    wah bayu punya pengalaman bareng wanita malam juga?

  13. saipulsubari on March 25, 2009 3:41 am

    ketika gw umr 18 th gw d kenalin ma temen gw,gw d ajak k tempat sesuatu…..?ternyata temen2 gw ngasih kodo bkn berupa barang tapi mlh cew dah nya gitu cew nya aga agresip lg ?

  14. saipulsubari on March 25, 2009 3:45 am

    salam kenal y ????..mp klo gw lancang

  15. nos on April 4, 2009 2:03 pm

    wah gile bener..masih 16 udah kenal yang gituan..hehe..
    salam kenal juga ya saipul..

  16. wildan on April 23, 2009 10:03 am

    ya mas nos, kapan nikahnya? dan dapatkan pahala orang yang menikah. Hindari zina karena itu dosa besar. Maaf sebelumnya..

  17. nos on April 25, 2009 1:29 pm

    saya nikah secepatnya mas wildan.. makasih atas nasehatnya. tidak apa² koq. saya memang suka khilaf. jadi harus diingatkan.

  18. airen on May 22, 2009 9:45 am

    melepaskan diri dari hasrat dunia memang sangat panas bagai menggenggam bara, tapi mampukah kita melandaskan sesuatunya menjadi ibadah walau amal kita perbuat jadi indah. niat ibadah untuk menyenangkan diri sendiri dan orang lain melalui hasrat dan rejeki yang kita punya juga mampu menolong mereka yang sedang berjuang untuk hidup. asal jangan berlebihan karena keluarga bisa hancur.
    salam

  19. nos on May 30, 2009 2:43 pm

    yups..bener banget tuh..saya juga pengennya bisa menyenangkan diri sendiri dan orang lain.. salam juga airen

  20. antie on September 8, 2009 8:29 am

    cinta mmg tidak mudah… yakini dia untuk mu mk dia akan yakinkan hati n dirinya untukmu

  21. nos on September 11, 2009 1:32 pm

    yups..emang butuh perjuangan untuk ngedapetin cinta.

  22. virgiawan on September 27, 2009 10:50 am

    Bagi2 ceritanya lagi…
    aku jg pengen cobain turuk’e tanggane
    tapi aku ngga bisa..atau mungkin ngga ada kesempatan kali ya..

  23. nos on October 10, 2009 1:10 pm

    ntar deh diceritain lagi pengalaman yang lain..hihi.. soalnya kalo sekarang takut ada yang marah.. “nos ga boleh,” gitu katanya.

  24. erika on November 16, 2009 10:46 am

    kadang qT lp khidupan it keras.sgala ssutu blm tntu trarah,sprt yg shrusX

  25. nos on November 25, 2009 5:09 pm

    iya erika.pengennya sih hidup itu gampang2 aja.. tapi ya gitu deh.. jadi inget lagunya morrissey yg trouble love me sama lenka yg trouble is a friend.. nyanyi dulu ah..

  26. abud on December 7, 2009 3:51 am

    bagus ceritane………..
    he…..
    ga papa ngomong aja sama mbok lu……
    kalo lu tujuannya bagus kenapa tidak
    eh…. tapi ko cium bibir segala…..
    itu mengarah ga………..

    ya ityu deh…. semoga menjadi baik dan benar

  27. nos on December 12, 2009 2:44 pm

    terima kasih abud.. gw engga cerita ke ibu gw, karena udah engga ada hubungan lagi sama perempuan ini.. cium² bibir dikit boleh dong.. hehe

  28. cimuts on April 21, 2010 11:55 am

    mang wnta mlm tu dpandng seblh mt m smw kalangn tp pa hrus qt menyalhkn dy??buknny sekarang prgauln bebas merja lela…kn hmpir sm m wnta mlm lo menrtq msih trhormat wanta mlm dech??

Name (required)

Email (required)

Website

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Feel free to leave a comment

top