WewCategory: Cerita-ceritaan nos | |
8 02 2007 |
“Wew!” Bagaimana rasanya jika lawan bicaramu mengucapkan kata, “wew!” Suatu waktu, ketika sedang bercakap-cakap seorang lelaki yang menjadi temanku mengobrol mengcapkan kata itu. “Wew!” katanya.
Sesaat aku hanya bisa tertegun. Seumur hidup, baru saat itu aku mendengarkan seorang mengucapkan kata ‘wew.’
Jenis kata apakah ini? Apakah kata berjenis kata benda, imbuhan atau kata apa? Aku tertegun dan bingung untuk menjawabnya. Harus dengan kata apa aku menjawabnya?
Apakah dengan mengucapkan wew berarti orang itu marah, senang, sedih, atau menyanggah perkataanku sebelumnya? Hingga akhirnya aku selesai berbicara dengan orang itu, aku masih saja merasa pusing.
Iseng aku membuka kamus bahasa indonesia terbitan balai pustaka. Kucari tahu apa arti kata ‘wew’. Siapa tahu itu bahasa indonesia dan aku baru mengetahui sekarang. Tapi sia-sia. Tak kudapati kata ‘wew’ dalam kamus itu.
Ah mungkin saja itu bahasa inggris. Aku pun membuka kamus bahasa inggris. Bisa jadi itu bahasa inggris. Namun tetap saja sia-sia. Tak ada kata ‘wew’ dalam kamus itu. Yang ada kata ‘wet’ yang artinya basah.
Keesokan harinya aku bertemu dengan pria lain. Kami berbincang-bincang. Dan kemudian tanpa bisa kuduga ia kembali mengucapkan kata itu. “Wew!” katanya. Kali ini mengucapkan itu sambil tertawa terbahak-bahak.
Aku semakin heran. Untuk mengungkapkan apa sih kata itu diucapkan? Saat aku menyindirnya, ia mengucapkan wew. Saat aku menyapanya, ia juga mengucapkan wew. Bahkan saat aku memujinya, ia mengatakan wew.
Aku pun kemudian bertanya apa arti kata wew. Dengan seenaknya ia menjawab, “itu artinya wiky end wiky.” Di tempat lain dan waktu yang lain, seorang wanita menjawab jika wew adalah “wanita edan wanjrit.” Ah aku semakin heran.
Berbekal sedikit keberanian, aku pun kemudian bertanya kepada seorang pria yang mengenalkan kata wew kepadaku. “Kang apa artinya wew? apa ini bahasa indonesia atau bahasa dari kampung asal Akang?” tanyaku sambil menyebutkan satu daerah di Priangan.
Sambil tertawa berguling-guling ia balik bertanya, “Masa engga tau nos? dari saya SD kata itu sudah ada kok.” Aku semakin heran. SD! Bersekolah di mana pria ini hingga saat SD pun sudah mengenal kata wew. Sementara aku, hingga sekarang belum pernah mendengar kata itu.
Waktu berlalu, dan aku pun berlalu. Hingga kemudian kata itu kian kuakrabi. Dan tak kusadari ketika seseorang menyindirku, aku pun berujar, “Wew!” Agak heran juga mengapa kata itu akhirnya kupakai. Tapi waktu memang sudah merubah segalanya.
Dan aku pun kemudian makin mengakrabi kata itu. Aku kerap memakainya meski pertanyaan awal yang sempat hinggap di kepalaku belum terjawab.
Di hari-hari berikutnya aku pun menambah perbendaharaan kata. Tak hanya wew, tapi juga duduls dan desigh ciah. Kata apa lagi ini? Meski tak tau aku tetap memakainya.
“Nos kemaren kemana?”
“Wew!”
“Pacaran ya Nos?”
“Duduls!”
This entry was posted
on Thursday, February 8th, 2007 at 1:59 pm and is filed under Cerita-ceritaan nos.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
wew ajahh ga tauu . nos kalo masihh ga tau pembendaharaan kata kembali lagi ke TK . pasti buguru Tk ngasih tau artinya ‘wew’
duduls ciah idud… wakakakak.. nos jadi terkontaminasi… wew, duduls, desigh ciah.. ah..
dudul mahh kalo di sini mah tukang MARTABAK nos , nos knal gitu ma mang dudul kalo knal ntarr idud salaminn
duduls dud, bukan dudul.. kurang s. heheheh… ah idud mah (icon cape deh)..
martabak?? mau dunk……….! martabak telorrrrrr….. pake pedes hmmm nyammy nyammmy…. =
ah wida, nos jadi ikut laper nih. kapan ya bisa makan martabak telor? ah mang dudul nya jauh sih di cilegon, hehehe… dud pesen martabak ke mang dudul..
wew
makacih nos
kembali kasih nayz
Tetra mah terus terang tahu dudul, wew, sama deciagh teh ti bdg20…tadi namah teu terang da!
sami2 nya nos?
iya tra, sama.. kirain di ciamis tetra udah tau kata2 itu. ternyata engga ya..
wah berarti jawaban kang sula di sd, perlu dipertanyakan kembali nih.. hehehehe
wah.. yang baru tau kata “wew” dan sodara-sodaranya berarti waktu sd suka maen tuh… atau jarang masuk kelas ya…. kan waktu kelas 1 sd udah diajarin. masuk pelajaran “kata-kata aneh ga bermakna tapi pas untuk keadaan” >:)
Wew, duduls, deciagh, wkwkwkwkwk, grrrrrr, brrrrrrr,
emang aya dina kamus.Namina kamus kahirupan jalma. Teu tiasa dihartoskeun saking luas sareng hebatna eta kata-kata.
Hanjakal, kuring jalma nu katinggaleun zaman, langka pisan ngucapkeun kata-kata saperti wew…..
Ieu..panginteun salah sawios kalemahan sim kuring baraya.
wew! Punten kacaletot letah!!!!
wah dajal juga udah tau kata wew dari kelas 1 SD. hebat dong..
kade kang warsa, lama2 bisa terkontiminasi dan sering mengucapkan kata-kata seperti itu. wew..
doR!
Dukh baraya dulur sadayana, ti kawit ayenamah moal ayakata “wew” sareng dulur dulur na da nu gaduhna bakala jarang OL
nos…. wew…wew…wew……
iya cint, nos jadi cedih nih.. hiks…hiks…
Mun Duduls Mah ara sejarahna kang Nos, taros keun ka kang sula waktos kejadian pertama aya neng widya, mun teu ka aeon jussco alias deden donuts
asli naha jadi heboh kieu wakakakakakakakakkaka padahal mah di lembur uing mah biasa we naha jadi araneh nyak ? dasar orang kota hahahahahaha
akhirnya si empunya kata keluar juga dan memberikan penjelasan singkat.. heheh.. terimakasih atas waktunya kang sula..
pokona mah hidup wew lah.. wakakakakakakak..
wakwakwakwakwak sumpah nos … sie pengen ketawa ngakak tahu. pantesan km nyuruh sie pake kata wew jangan beuh, ternyata ada sejarahnya ya =)) (icon ketawa gogoleran). nos..nos. km teh asli mana sih ??? kasian deh …
tjah sie mah, emang apa hubungannya dengan orang mana? emang org singaparna mah tau ya artinya wew?
Wew klo d bhs inggris = whew yg brarti menarik napas n mengeluarkannya.. Biasany dipake klo lg chatting.. Karena aku suka chatting jd aku tau.. ^_^
wah suka chat juga ya?? sama dong? suka chat d room mana?
iya nih..orang indonesia pake wew kemana2 saat sedih senang..marah , shock dll semua pake wew…wew itu emang bahasa di inggrisnya merupakan eksperi “whew” atau “phiuuu” menarik napas dan mengeluarkannya..atau bisa lebih deket..ke “capek deeeeh”..hahahahaha
wew, gitu aja ga taw. wew
ya waktu itu emang ga tau. kirain wew itu artinya apa gitu.. ternyata.. wew..
Ngaco pada. sama aku juga ngak tau itu apa ya?
makanya mas Mardji harus sering chatting. jadi tau apa itu wew. nyak kang sula nyak?