Nosferatu In My Mind
Persib, Book, Story and Everything
Sahabat
Versi Inggris
Pencarian
Categories
Recent Posts
-
6 Comments
Kala nurani terbebani oleh kesalahan pribadi,
Khan nampak kelahiran rahasia pribadi,
Terdiam, sunyi, dalam relung terdalam sanubari
Diam tak beranjak, penuh kekhwatiran akan terkuaknya rahasia pribadi
Tanpa transparansi, sebuah rahasia pribadi bertransformasi menjadi ketakutan akan jati diri
Lambat laun menjadi ketakutan pribadi, ketertutupan, dan kemayaan sebuah pribadi
Beban yang selalu menghantui langkah kehidupan pribadi.
Ketika selimut kesabaran akan rahasia pribadi tak terlakoni
Kekecewaan nurani yang tersakiti khan mengumbar rahasia pribadi
Tanpa rasa risi, penuh iri hati dan dengki
Menelanjangi sebuah rahasia pribadi penuh nafsu ragawi, sebatas kepuasaan inderawi yang tak berarti sama sekali
Merusak harmonisasi hubungan antar pribadi yang didasari ketulusan hati
Please, sesama insani, tolong hargai dan hormati rahasia pribadi
Karena rahasia pribadi sedalam rasa bersalah dan dosa insani
Sesama insan tak berhak menghakimi sebuah rahasia pribadi
Berusahalah memahami harga diri kerahasiaan pribadi
Ku hargai setiap rahasia pribadi, bentuk konsekuensi logis apresiasi transparansi pribadi
Rahasia pribadi…sungguh manusiawi…patut dihargai (cie_violet)karya kakak nos lagi, dikirim via YM keterima Rabu (10/10), 18.31.
-
3 Comments
Libur…….libur……….akhirnya dapet libur juga akhir pekan kemaren. Setelah satu bulan yang melelahkan, tanpa libur, dikejar deadline, aku bisa bernafas lega. Meski sebenarnya tak pernah kurasakan kebebasan saat libur. Bayangan liputan dan berita yang rutin kukerjakan kadang menggangguku menghabiskan masa liburan..
Dua hari aku tak bersinggungan dengan komputer. Tidak on line, tidak mengetik berita. Aku tak harus mencantumkan status “deadline bro, nos ngetik dulu.†Status yang setia menemani saat OL dan ketika semua tulisan harus selesai tepat waktunya..
Bahkan ketika orang lain bisa libur, status itu tetap kupasangkan. Sabtu dan minggu aku tetap harus menyelesaikan tulisan. Dan deadline pun kembali menjadi status. Kadang beberapa teman ‘menghampiri’ dan bertanya. “Deadline mulu nos?†“Kasian deh lu.â€
Resiko kerjaan. Hanya itu yang bisa kujawab. Hingga akhirnya aku bisa libur. Tapi hari ini status “deadline bro, nos ngetik dulu..†pun kemudian menghiasi lagi YM ku. Hingga beberapa pekan ke depan, dapat dipastikan status itu akan kembali menemaniku saat senja menjelang hingga langit gelap..
-
9 Comments
....begitulah hidup, tak pernah ad yg benar-benar terpegang. semuanya berlalu seperti angin, dan kadang kita pun ikut menjadi angin. hingga sia2 jika kita berusaha menangkap masa lalu. begitulah hidup, kita bergerak dari satu kehilangan ke kehilangan yg lain. dari satu ketidakpastian, ke ketidakpastian yg lain...
entah skenario hidup macam apa yg tengah kujalani.. hari ini tanpa diduga aku ikut menguburkan seseorang.. seseorang yg tak pernah aku temui, tak kukenali wajahnya, yg ku tau hanya namany..
aku ikut berdoa saat semua pelayat memanjatkan doa.. mudah2an Tuhan mengampuni dosany.. meski tak kuketahui seperti apa perangainya ketika hidup di dunia yg fana ini.
kerabatnya menangis, keluarganya juga, dan beberapa teman yg mengantarkan ke peristirahatan terakhir.. alangkah bahagianya jasad itu, ditangisi banyak org.. andai saja dia tahu.. sampai detik ini aku tidak tau, apakah ak harus bersedih atau bergembira atas kepergianny...
adakah orang yg akan bersedih dan menangisiku jika aku mati? ah, pertanyaan ini selalu saja menggangguku..
"but i won't cry for yesterday, there's an ordinary world, somehow i have to find, and as i try to make my way, to the ordinary world, i will learn to survive,"
maafkan aku hatiku... sepertinya kamu akan kecewa lagi.. aku tak punya keberanian saat ini untuk memenuhi permintaanmu.. maafkan aku.. bukankah kamu telah sering kecewa.. anggap saja ini kekecewaan yang kesekian kaliny.. maafkan




Recent Comments